Minggu, 24 April 2011

Ditemukan, Hewan Bergigi Martil di Australia

Gigi aneh berbentuk seperti martil ditemukan pada dua spesies marsupial (hewan
berkantung) purba. Gigi seperti itu belum pernah
ditemukan pada mamalia lain. Kemungkinan, gigi
digunakan sebagai alat untuk peremuk cangkang siput
atau keong. Adapun kedua fosil marsupial berukuran sebesar
musang yang ditemukan di kawasan utara Australia
itu berusia sekitar 10 sampai 17 juta tahun. Oleh
peneliti, keduanya diberi nama Malleodectes mirabilis
dan Malleodectes moenia. “Makhluk ini memiliki gigi premolar yang berukuran raksasa, yang jika pada manusia, posisinya berada di
antara canine (taring) dan molar (geraham),” kata Rick Arena, Paleontologist dari University of New South
Wales, Australia, seperti dikutip dari FoxNews, 25 April
2011. Arena menyebutkan, spesimen yang ditemukan
sangat aneh sehingga membuat tim peneliti tidak
dapat memastikan apa yang mereka dapati. “Gigi itu tidak seperti gigi yang pernah kami lihat sebelumnya
ada pada mamalia,” ucapnya. Menurut para peneliti, gigi yang tidak lazim itu
kemungkinan digunakan untuk menghancurkan objek
keras. Meski Cyclodomorphus gerrardii, kadal
berukuran 40 sentimeter yang tinggal di hutan hujan
pesisir timur Australia memiliki gigi serupa untuk
menghancurkan cangkang siput, namun gigi seperti itu tidak dijumpai di mamalia. Tingkat kemiripan di antara kedua hewan itu juga
merupakan contoh yang paling mengejutkan antara
mamalia dan kadal. Diperkirakan, jika keduanya
tinggal di kawasan yang sama, mereka saling
bersaing dalam mencari mangsa. “Kami belum mengetahui secara pasti apa penyebab punahnya marsupial bergigi martil dan memakan
keong,” kata Arena. “Namun tampaknya mereka punah sekitar 10 juta tahun lalu saat hutan-hutan
benua Australia mulai berubah hingga lebih
menguntungkan para kadal dan merugikan
mamalia,” ucapnya. Peneliti menemukan fosil hewan tersebut di kawasan
Riversleigh, Australia. Di kawasan ini banyak sekali
ditemukan fosil yang berasal dari masa 25 juta tahun
lalu termasuk fosil makhluk modern Australia seperti
kanguru, koala, wombat, dan lain-lain. “Meski banyak fosil ditemukan di Riversleigh, hanya sedikit spesimen fosil yang berasal dari spesies
Malleodectes yang pernah ditemukan,” kata Arena. “Kami akan terus mencari fosil-fosil lain dari Malleodectes untuk mengetahui lebih banyak seputar
makhluk ini,” ucapnya. Hasil temuan Arena dan timnya dipaparkan pada
jurnal Proceedings of the Royal Society B.

Sumber: VIVAnews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar